MakJang! Pedasnya Seblak Bandoeng Mang Uya

RiauGuide.Com   |   Makanan  |   Jumat, 31 Maret 2017 - 11:49:05 WIB   |  dibaca: 2844 kali
MakJang! Pedasnya Seblak Bandoeng Mang Uya

Seblak Komplit

Pekanbaru - Dingin dan hujan-hujan pengennya makan yang berkuah, hangat dan pedas. Rencananya akan ke pusat kota pekanbaru atau ke Gobah untuk mencari makanan yang beda dari biasanya. Tapi saat melintas di jalan Paus, terbaca papan nama Seblak Bandung dengan moto "Pedasnya Nggak Bikin Kapok!". Nah yang ini sepertinya layak di coba. Meski sudah sering dengar dari teman-teman tentang kelezatan makanan berkuah yang satu ini, namun saya belum pernah mencicipinya, inilah saat yang tepat. Meski hujan gerimis di luar dan tidak ada tempat parkir yang tersedia di depan ruko nya, saya bela-belain parkir agak jauh di seberang jalan yang kebetulan ada ruko "underconstruction" yang kebetulan parkiran kosong di depan nya.

Tiba di warung Seblak, hampir semua kursi terisi penuh, ternyata tempat ini cukup banyak penggemarnya. Saya langsung order seblak komplit dengan level pedas "kroco" alias paling rendah dan seporsi mi-goreng tanpa cabe untuk anak saya yang tidak bisa makan makanan pedas. Minumannya Thai Tea dan Jus Alpukat. Setelah menunggu agak lama, (mungkin karena pelanggan lumayan ramai saat itu) semangkok seblak pesanan saya pun tersaji di meja. Isinya ada ceker ayam, makaroni, bakso dan tentu saja kerupuk basah rebus yang menjadi hidangan utama seblak. Kuah panas seblak terlihat mengepul menggoda, langsung saya cicipi, dan ... Makjang! Langsung kaget dengan pedasnya. Kalau level satunya saja sepedas ini, tak sanggup saya membayangkan level yang lebih pedas lagi. Tapi barangkali inilah seni dan tantangannya.  Beberapa pelanggan yang duduk tak jauh dari saya pesan yang lebih pedas dan terlihat sangat menikmatinya.

Tidak kapok, saya tetap lanjut dengan mencicipi seblaknya, terasa "plain" jika dimakan tanpa kuahnya. Baksonya lebih berasa, meski tanpa kuah. Sepertinya kuah pedas inilah yang menjadi andalan utama dan memberikan citarasa pada seblaknya. Selain rasa dari kuahnya ada ceker ayam yang menjadi sumber protein dan memberikan rasa khas kaki ayam, he he. Beberapa pelanggan terlihat memesan extra ceker sebagai tambahan. Minuman Thai Tea nya terasa enak dan menyegarkan, pas untuk meredakan rasa pedas kuah seblak yang membara. Mi goreng pesanan anak saya  terasa biasa saja, malah "mi-telor" nya terasa agak keras seperti kurang lama direbus. Entah lupa atau bagaimana, mi goreng tanpa cabe pesanan saya terasa pedas sehingga anak saya tidak sanggup untuk menghabiskannya. Jus alpukatnya pun menurut saya terlalu cair, kurang alpukat dan kebanyakan airnya, tidak seperti jus alpukat yang biasa saya minum.

Soal harga, makanan disini cukup terjangkau, seporsi Seblak Komplit dapat ditebus seharga 12k, mi goreng 10k sedangkan jus 6k dan thai tea seharga 8k.

Kesimpulannya? Seblak Mang Uya ini bukan untuk anda yang baru belajar makanan cabe! He he.. Selamat mencoba.

Seblak Bandung Mang Uya, Jl. Paus No. 50 Pekanbaru, Tel.085278644554  IG: @seblak_manguya

Komentar Facebook